Geosintetik untuk Pertambangan & Sumber Daya

haoyanglogo

Blog

Peran geomembran dalam akuakultur

satu: Fitur inti: pencegahan rembesan dan kebocoran

Ini adalah fungsi paling dasar dari geomembran. Kolam alami dan kolam tanah memiliki pori-pori di dasar dan dindingnya, yang menyebabkan kebocoran dan kehilangan air, serta hilangnya nutrisi dan sisa pakan. Pemasangan geomembran menciptakan penghalang kedap air yang mulus, secara efektif mengurangi kebocoran air hingga lebih dari 95%, menurunkan frekuensi dan biaya pengisian air, dan membuatnya sangat cocok untuk akuakultur di daerah yang kekurangan air atau di tempat yang mudah ditembus air seperti tanah alkali atau tanah berpasir.

Kedua: Meningkatkan kualitas air dan memfasilitasi pengendalian polusi.

Hal ini memudahkan pembersihan melalui saluran pembuangan limbah, mengurangi akumulasi zat berbahaya (seperti nitrogen amonia dan nitrit) di sedimen dasar dan menurunkan risiko eutrofikasi dan wabah penyakit di badan air.

Ketiga: Meningkatkan kepadatan pembiakan untuk meningkatkan hasil panen.

Geomembran mengisolasi air dari tanah, sehingga kualitas air lebih mudah dikendalikan dan menciptakan lingkungan akuakultur yang lebih stabil, yang dapat meningkatkan kepadatan tebar per satuan luas. Misalnya, dalam budidaya ikan, udang, kepiting, dan katak, kualitas air yang stabil dapat mengurangi stres dan kematian, sehingga meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.

Keempat: Mengurangi biaya pembersihan kolam dan memperpendek siklus akuakultur.

Pembersihan kolam tanah tradisional membutuhkan pengolahan tanah berulang kali, pengeringan dengan sinar matahari, dan desinfeksi, sebuah proses yang membosankan dan memakan waktu.

lima: Dapat beradaptasi dengan berbagai model pertanian

Geomembran dapat digunakan dalam berbagai mode akuakultur, seperti akuakultur kolam, pertanian pabrik, pertanian terpadu padi-ikan, dan akuakultur kolam yang ditinggikan. Misalnya, dalam budidaya udang tambak yang ditinggikan, pencegahan rembesan geomembran dan desain kemiringan dapat mencapai pembuangan limbah yang efisien; dalam budidaya padi-kepiting, ini dapat mencegah kebocoran air dan keluarnya air yang disebabkan oleh kepiting yang menggali.

Enam: Memperpanjang umur kolam

Geomembran memiliki sifat tahan asam dan alkali, tahan korosi, dan tahan penuaan (terutama geomembran HDPE). Geomembran dapat menahan erosi bahan kimia dalam air dan tanah akuakultur, mencegah keruntuhan dinding kolam dan penurunan dasar kolam, memperpanjang masa pakai kolam, dan mengurangi investasi untuk konstruksi yang berulang.

Geomembran HDPE untuk danau buatan